Setting VLAN
VLAN biasanya digunakan oleh router induk untuk mengalirkan service-service agar terpisah/terisolasi dengan service lain ketika menggunakan media fisik yang sama.
Misal satu port LAN mikrotik induk memberikan 3 service:
- Wmanagement [vlan 99], IP: 192.168.2.0/24
- hotspot [vlan10], IP: 192.168.3.0/24
- pppoe [vlan20], IP: 192.168.4.0/24
Ketiga service ini punya segmen IP yang berbeda, maka IP VLAN harus diset sesuai dengan IP segment nya.

TIPS:
Yang diberi/diset IP adalah interface VLAN nya, bukan interface fisik nya/ethernetnya.
Setting VLAN di Primari Interface
Jika ingin meletakkan vlan di primari interface (tidak di bridge), baik interface fisik/virtual maka vlan bisa langsung diletakkan di interface tersebut.

Setting VLAN di Slave Interface
Tapi jika interface yang akan diberi vlan posisinya sebagai slave(di bridge), maka vlan harus diletakkan di interface bridge nya, bukan di interface yang dibridge.

Pada contoh diatas, ether 4 & 5 tergabung dalam bridge “BR-Network Devices”, maka VLAN diletakkan di interface bridge “BR-Network Devices”, bukan di ether 4&5S
Kita akan memanfaatkan mikrotik routerboard biasa , untuk dijadikan mode switch di port tertentu guna melewatkan VLAN menggunakan switch chip.
Jadi hanya untuk melewatkan VLAN saja untuk tujuan distribusi layaknya sebuah mangeable switch.
0 Komentar